Selamat sore, sahabat.
Selama bulan ramadhan ini, selain meningkatkan ibadah, aku ingin menyelesaikan tulisan-tulisanku yang terbengkalai. Menuntaskan Novel kedua berjudul 'Perempuan yang Patah Hati (Riwayat Sang Ibu)' dan mengejar target untuk buku-buku biografi. Sembari itu, aku juga akan disibukkan dengan pengajuan judul skripsi. (ini baru namanya lelah yang menyenangkan :))
Berbeda dengan novel karanganku sebelumnya 'Kutinggal Kau dalam Tahajud' yang penuh dengan romansa anak muda, novel Perempuan yang Parah Hati insyaallah akan mengisahkan perjalan seorang perempuan luar biasa yang kusebut 'Ibu'. Dalam buku ini akan dikisahkan bagaimana perempuan tangguh itu bertahan, mendekap, lalu berjuang demi manusia-manusia yang berada di bawah ketiaknya. Sementara biografi yang kutulis, akan mendeskripsikan risalah seorang tokoh. Mohon maaf belum bisa dishare. :)
Harapanku, semoga pembaca dapat menerima dan menyukai karya-karyaku.
-----
Tentang cahaya yang belakangan kucari, belum juga terlihat jelas. Terkadang ia hanya seperti harapan. Mengulurkan tangan, namun ketika akan kusambut tangan itu seolah urung. Kadang kecewa, tapi apapula yang harus dikecewakan? Bukankah aku yang lebih dulu mengecewakan orang-orang? Ya sudahlah, aku berdo'a saja sembari tetap berusaha, Semoga Allah meletakkan cahaya itu ditanganku hingga hati ini dapat kembali menorehkan senyum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar